HUT-Kota-Tangerang-PKB.jpg

    Polresta Tangerang Gandeng Nelayan Cegah Peredaran Narkoba di Pesisir

    FOTO: Kapolresta Tangerang AKBP Ade Ary Syam Indradi secara simbolis melekatkan pin tanda sinergitas Polri dan nelayan dalam upaya pemberantasan narkoba

    TANGERANG (BT) – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang menggandeng nelayan di pesisir utara Kabupaten Tangerang, untuk mencegah masuknya distribusi narkoba lewat jalur pesisir. Sebab, polisi menilai bahwa wilayah pesisir cenderung sepi dan lemah pengawasan.

    Kepala Satuan Reserse Narkoba Polresta Tangerang, Kompol Tosriadi Jamal mengatakan, akses distribusi narkoba harus dipersempit tanpa terkecuali di wilayah pesisir, karena bukan tidak mungkin para pengedar narkoba itu tidak memanfaatkan wilayah pesisir yang cenderung sepi. Salah satu upaya untuk mempersempit distribusi narkoba itu ialah dengan menggandeng para nelayan di sana.

    “Pesisir dapat dijadikan salah satu pintu masuk, untuk itulah peran masyarakat dalam hal ini nelayan menjadi bagian penting dalam usaha memberantas narkoba,” jelas Kasat, saat Sosialisasi Bahaya Narkoba bersama Nelayan di Kantor Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Selasa (26/11).

    Ia mengatakan, wilayah pesisir cenderung jauh dari aktivitas masyarakat, dan sewaktu-waktu dapat dijadikan celah menyelundupkan narkoba melalui pelabuhan ilegal atau bahkan tempat-tempat bersandar yang jauh dari jangkauan orang banyak.

    “Para pengedar narkoba dimungkinkan menggunakan kapal kecil untuk membawa barang haram itu, tujuannya agar tidak terdeteksi karena dianggap kapal nelayan yang sedang mencari ikan,” ujarnya.

    Menurutnya, keterlibatan masyarakat untuk mencegah masuknya narkoba ke Kabupaten Tangerang menjadi sangat penting, karena hanya nelayan yang dapat mengenal dan mengetahui seluk-beluk wilayah pesisir.

    “Keterlibatan nelayan dalam penanggulangan narkoba di wilayah pesisir begitu krusial,” katanya.

    Sementara itu, Kapolresta Tangerang AKBP Ade Ary Syam Indradi menambahkan, para nelayan diharapkan tidak memberi bantuan dalam bentuk apa pun kepada orang atau kelompok, yang terindikasi melakukan aktivitas ilegal. Para nelayan juga segera melapor bila menemukan hal-hal mencurigakan agar dapat segera ditindaklanjuti.

    “Kami juga memastikan akan mengintensifkan patroli air, selain sebagai upaya mencegah masuknya narkoba patroli air juga untuk memastikan keadaan aman dan memberikan bantuan bila saja ada nelayan yang mengalami kesulitan saat mencari ikan,” ucap Ary.

    “Intinya sinergisitas antara kepolisian dan nelayan, agar nelayan nyaman melaut dan narkoba dapat kita cegah,” tandasnya. (Wan/Hmi)