Ratusan Santri Asal Tangerang Bertolak ke Gontor

    FOTO: Para santri asal Tangerang saat hendak diberangkatkan

    TANGERANG – Pasca libur lebaran 2021, ratusan santri dari Tangerang kembali diberangkatkan ke Pesantren Gontor, Jawa Timur, pada Selasa (25/5/2021).

    Sebanyak 200 santri putra dan 250 santri putri asal Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang ini kumpul di Masjid Raya Al Azhom, Kota Tangerang, Banten.

    Ratusan santri itu bertolak dengan menggunakan transportasi darat berupa bus ke Pesantren Gontor.

    “Hari ini pemberangkatan santri Gontor ke Ponorogo sama ke Ngawi,” ungkap Sekretaris Ikatan Pondok Modern Gontor Kota Tangerang Ahmad Baizuri, saat ditemui di lokasi.

    Sedikitnya kata dia, ada sekitar delapan bus yang digunakan untuk memberangkatkan 200 santri putra.

    “Putra ke Pesantren Gontor di Ponorogo, santri putri ke Pesantren Gontor di Ngawi,” terangnya.

    Lanjut Baizuri, pemberangkatan santri ke pesantren tersebut tidak hanya berlangsung hari ini saja. Namun kemarin, ada sekitar 102 santri putri yang turut berangkat ke pesantren itu.

    “Kemarin juga ada. Kemarin itu santri putri sekitar 102 orang,” katanya lagi.

    Baizuri menyebut, para santri itu terdiri dari warga Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang. Mayoritas santri putra atau pun putri itu berasal dari Kota Tangerang.

    “Kebanyakan dari Kota Tangerang. Kabupaten Tangerang ada beberapa. Dari Tangerang Selatan juga bisa dihitung jari,” tukasnya.

    Baizuri menambahkan, pemberangkatan santri dari Kota Tangerang memang dijadwalkan pada tanggal 24-25 Mei 2021.

    “Ini emang abis libur. Jadwal untuk kembalinya dari Kota Tangerang tanggal 24 dan 25 (Mei) ini,” ucapnya.

    Namun demikian, para santri itu wajib melakukan tes cepat antigen terlebih dahulu sebelum berangkat. Diwajibkannya tes cepat antigen itu merupakan upaya mencegah penyebaran Covid-19 antar santri.

    “Kami memaksimalkan pemberangkatan ini dengan wajib tes antigen. Jadi, sebelum berangkat, mereka wajib tes antigen,” tandasnya. (Hmi)