Retribusi PKB Diusulkan Naik

    Kepala UPT PKB Dishub Kabupaten Tangerang Topik.

    BALARAJA – Guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor restribusi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang mengusulkan kenaikan tarif uji KIR kendaraan.

    Usulan tersebut, telah melewati tahapan pengkajian. Seperti diungkapkan Kepala Unit Pelaksana Teknis Pengujian Kendaraan Bermotor (UPT PKB) Dishub Kabupaten Tangerang Topik. “Setiap hari kami mengkaji. Agar dapat menaikkan PAD,” ujar Topik.

    Ia menyebut, Kabupaten Tangerang adalah kota seribu industri. Dapat berdampak signifikan bagi PAD dari retribusi PKB.
    “Selama ini PAD retribusi PKB masih minim. Untuk itu kami mengusulkan kenaikan tarif PKB,” kata Topik.

    Ia sangat menyayangkan, bila wilayah sebesar Kabupaten Tangerang masih menghasilkan retribusi PKB yang rendah. “Maka dari itu, kami berharap kiranya usulan kenaikan restribusi ini dapat diirealisasikan,” ujarnya.

    Saat ini Dishub menerapkan biaya Rp61 ribu untuk tiap unit kendaran dalam pengujian pertama. Ke depan, biaya tersebut akan dinaikan menjadi Rp300 ribu. Kenaikan sebesar 500 persen tersebut kata Topik, akan diiringi dengan ditingkatkannya fasilitas pelayanan.

    “Kami akan meningkatkan pelayanan dan melengkapi fasilitas yang dibutuhkan. Supaya para pemilik kendaraan yang melakukan uji KIR, dapat merasakan kenyamanan saat proses pelayanan,” paparnya.

    Topik meminta pemkab untuk segera mengkaji usulan kenaikan tersebut. Sebab menurutnya, hal itu sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 1 Tahun 2016 tentang Retribusi Daerah. Ditambah peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Umum.

    “Acuannya adalah kedua aturan di atas. Yang saat ini diterapkan oleh Pemkab Tangerang,” imbuh Topik. Ia berharap, usulan tersebut disetujui oleh Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar. Terkait penyesuaian tarif pada perubahan Perda. “Diharapkan PAD Kabupaten Tangerang bisa meningkat,” katanya. (hdj)