Warga Kampung Sirih di Kecamatan Neglasari Punya Olahan Produk Baru

    Warga Kampung Sirih di Kecamatan Neglasari, sedang memperagakan cara mengolah produk dari daun sirih. (Ist)

    TANGERANG – Masyarakat RW 03, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang melalui Kampung Sirih kian mandiri dengan kolaborasi bersama stakeholder.

    Lewat Program CSR dari PT Pertamina Patra Niaga Shaftri, masyarakat mulai membangun green house hingga hadirnya sejumlah hasil produksi baru. Ini merupakan tahun keempat pemberian bantuan dari tersebut.

    Alex, Ketua RW 03, Kampung Sirih, Kelurahan Mekarsari menyatakan, melalui kerja sama ini Kampung Sirih telah membangun Galeri dan Rumah Produksi UMKM dengan nama Ibu Kreasi Olahan Sirih (Ibu Kos). Hasil produknya diantaranya keripik sirih, masker rambut sirih, jamu sehat olahan makanan lauk pauk hingga ramuan diet.

    “Di tahun keempat ini, Kampung Sirih telah memiliki Green House sebagai lahan edukasi masyarakat. Pengunjung dari mana pun dipersilakan datang ke Kampung Sirih Mekarsari. Selain itu, di sini juga diproduksi pakaian dengan konsep eco print. Sedangkan yang terbaru adalah sirih celup dengan nama Si Jale atau sirih jahe dan lemon,” kata Alex, Senin (01/07).

    Ia menambahkan, masyarakat Kampung Sirih dilatih kompetensi komunikasinya hingga teknik marketing. Dimana, Kampung Sirih akan dikonsep menjadi wilayah rujukan untuk pusat edukasi dan pengembangan UMKM.

    “Kami terbuka untuk organisasi, kelompok masyarakat hingga warga dari daerah lain, untuk sama-sama belajar mengembangkan UMKM. Termasuk penataan green house hingga pemasaran produk,” ujar Alex.

    Ia berharap, dengan adanya galeri dan rumah produksi di Kampung Sirih, warga menjadi lebih kreatif, mandiri dan memiliki penghasilan lebih.

    “Sudah saatnya kita lebih serius dalam melakukan manajemen olahan sirih ini. Potensinya ada, pasarnya pun ada. Tinggal jalan dan komitmen,” tegas Alex. (rls/tam)