
TANGERANG – Ada banyak hal yang dapat dilakukan oleh warga yang saat ini tengah mengalami krisis ekonomi lantaran terimbas pandemi Covid-19. Hal itu terungkap dalam reses ketiga tahun 2020, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang, Dedi Candra Wijaya, Minggu (30/8).
Anggota legislatif asal Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Periuk, Jatiuwung dan Cibodas ini menjawab pertanyaan dari seorang warga Kecamatan Periuk yang kehilangan pekerjaan lantaran diputus hubungan kerja oleh perusahaan tempat ia bekerja.
Menurut Dedi, di era digitalisasi sekarang ini, masyarakat bisa memanfaatkan keberadaan sistem penjualan online untuk memasarkan produk. Untuk itu, diperlukan inovasi dari masyarakat itu sendiri agar upaya yang dilakukan bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah.
“Di masa Covid-19 ini, tidak sedikit warga yang enggan untuk membeli barang dengan datang langsung ke pusat perbelanjaan, pertokoan, maupun pasar tradisional. Termasuk saya sendiri,” ungkap politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini, pada acara reses yang digelar di gedung Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Periuk.

Ia sendiri merasa lebih nyaman melakukan transaksi pembelian melalui aplikasi jual beli online dalam membeli suatu barang. Alasannya adalah untuk memumutus serta menghindari penyebaran Covid-19.
“Silakan berinovasi dengan melahirkan suatu produk yang menarik, kemudian dipromosikan melalui penjualan online yang kini sudah banyak diminati masyarakat. Buat kemasan menarik, kemudian difoto dan disebar. Mudah-mudahan kreativitas itu bisa laku dijual dipasaran dan bisa mendatangkan penghasilan buat warga,” tutur Dedi, pada reses yang digelar dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 itu.
Sementara itu Camat Periuk, Maryono Hasan yang hadir pada kesempatan tersebut menambahkan, bagi masyarakat Periuk yang mengalami pemutusan hubungan kerja, bisa memanfaatkan Job Fair online yang akan dibuka mulai 1 – 5 September mendatang.
“Silakan mengunjungi aplikasi virtual job fair Kota Tangerang. Bagi yang berminat mengisi formasi, tersedia sekitar 5390 lowongan kerja,” ujar Maryono.
Hal lain yang dilakukan Pemerintah Kota Tangerang dalam mengatasi krisis imbas Covid-19 adalah dengan mengadakan Program Ketahanan Pangan. Dalam program ini, Pemkot Tangerang akan membantu bagi sekitar 5600 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayah kecamatan Periuk yang sebelumnya sudah didata.
Upaya terakhir yang dilakukan Pemkot Tangerang adalah dengan mengadakan program penanaman pohon, sayur mayur dan bibit ikan di penjuru wilayah.
“Ketiga hal tersebut di atas, merupakan upaya yang dilakukan Pemkot Tangerang dalam mengatasi krisis imbas dari Covid-19. Para pelaku UMKM dan warga yang terkena pemutusan hubungan kerja, diharapkan bisa terbantu melalui ketiga program tersebut,” tukas Maryono. (tam)
















