Dinkes Genjot Angka Cakupan Imunisasi Anak

    Istimewa

    TANGERANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang bakal menggenjot angka cakupan imunisasi anak di Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN).

    Kepala Dinkes Kota Tangerang, dr Dini Anggraeni mengatakan, pelaksanaan imunisasi tidak berjalan optimal lantaran pandemi Covid-19. Hal itu diperkuat dalam data selama dua tahun terakhir yang mengalami penurunan terkait imunisasi.

    “Data dua tahun terakhir menunjukkan penurunan, baik imunisasi dasar maupun lanjutan,” kata Dini, saat menandatangani komitmen pelaksanaan BIAN, di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (18/7/2022).

    Dengan begitu lanjut Dini, lewat penandatanganan komitmen ini diharap mampu menggenjot angka cakupan imunisasi anak di Kota Tangerang. Ia mengajak seluruh lintas sektor berkomitmen untuk bekerjasama mencapai target imunisasi dasar di Kota Tangerang hingga 95 persen, seperti target nasional.

    “Ini menjadi langkah awal, semoga bisa segera ditindaklanjuti untuk menjadi langkah nyata, menuju Kota Tangerang yang lebih sehat lagi,” tegasnya.

    Ia menuturkan, target pelaksanaan BIAN adalah anak-anak sembilan bulan hingga 59 bulan. Ini merupakan upaya melindungi anak-anak Kota Tangerang dari penyakit polio, difteri, tetanus, pertusis, atau batuk rejan, hepatitis B, campak, hingga rubella.

    “Ini bukan tanggungjawab petugas kesehatan semata. Namun, semua stakeholder dapat mengambil peran, minimal untuk mensosialisasikan pentingnya imunisasi dasar maupun lanjutan pada anak. Sehingga daya tahan tubuh anak dapat terbentuk dengan maksimal, dan kuat melawan berbagai virus,” tuturnya.

    Sementara Ketua Asosiasi Kepala Puskesmas Kota Tangerang, Muhammad Ilham menjelaskan, secara pelaksanaan BIAN saat ini sudah terus berlangsung oleh seluruh petugas di Puskesmas Kota Tangerang. Namun, melakukan BIAN secara masif Puskesmas akan bekerjasama dengan pejabat wilayah untuk membentuk posko imunisasi atau meningkatkan aktivitas posyandu.

    “Puskesmas akan berkolaborasi dengan Camat dan Lurah, untuk menjaring dari satu rumah ke rumah lainnya, mencari anak-anak yang belum mendapat imunisasi dasar dan lanjutan. Selanjutnya, akan diagendakan untuk menggelar imunisasi secara massal. Pastinya, setiap daerah akan memiliki metode BIAN yang berbeda, tapi tujuannya menjaring seluruh anak di Kota Tangerang,” paparnya. (ris/Hmi)