TANGERANG – Meski dilanda pandemi Covid-19 saat ini, Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Koperasi dan UKM terus melakukan pembinaan kepada 104 koperasi yang tersebar di 13 Kecamatan Kota Tangerang.
Melalui tenaga pendamping yang disiapkan, secara bertahap pembinaan penguatan koperasi itu pun tetap dilaksanakan.
“Bentuk penguatan kami laksanakan bersifat inisiatif di bidang kami yakni bidang pemberdayaan koperasi (non baget-red) dan kami berkoordinasi dengan para camat atau kasi ekbang untuk melaksanakan pertemuan awal pada koperasi yang ada di kecamatan,” ungkap Chaeruman Omang Opus Koordinator pendamping Koperasi.
Hingga saat ini, lanjut Omang, kegiatan pendampingan sudah dijalankan di 9 Kecamatan. Omang mengakui masih banyak koperasi di 104 Kelurahan yang secara kelembagaan belum sepenuhnya memiliki kesiapan yang ideal baik struktur, program dan kegiatan.
“Bina Wilayah pendampingan koperasi yang kami targetkan adalah penguatan kelembagaan koperasi, dengan target berikutnya setelah lembaga kuat kami ingin koperasi yang ada di Kota Tangerang menjadi berdaya,” jelasnya, Selasa (29/9/2020).
Terpisah, Kepala Bidang Koperasi Ahmad Kholil menyampaikan soal pentingnya koperasi berinovasi dalam melakukan kegiatan usahanya. Melalui kerjasama kemitraan antar koperasi atau dengan badan usaha lainnya dan terus meningkatkan layanan sehingga memudahkan pengurus, pengawas, dan anggota untuk meningkatkan kinerja dalam mengelola koperasi secara profesional.
Kholil menyampaikan apresiasi untuk koperasi Maju Bersama Cibodasari yang hari ini telah melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT) tahun buku 2019 secara virtual melalui zoom.
“Hal itu menunjukan solusi koperasi tetap beraktifitas kegiatan usahanya dimasa pandemic corona saat ini,” katanya.
Dirinya berharap dapat menginspirasi koperasi-koperasi lain khususnya koperasi kelurahan, supaya dapat mengikuti langkah serupa sebagai wujud rasa tanggung jawab para pengurus dan pengawas anggota,” (Hmi)


















