DPRD Kota Tangerang Batalkan Pengadaan Seragam Tahun Ini

    Suasana konfrensi pers yang digelar pimpinan DPRD Kota Tangerang tentang pembatalan pengadaan seragam anggota dewan.

    TANGERANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang akhirnya membatalkan pengadaan baju seragam senilai Rp 675 juta pada anggaran tahun ini.

    Pembatalan pembelian seragam anggota legislatif itu dilakukan karena mendengar aspirasi yang disampaikan wartawan, lembaga sosial masyarakat (LSM) dan tokoh masyarakat.    

    Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo menerangkan, pengadaan seragam DPRD sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

    Ia menjelaskan, beberapa faktor yang menyebabkan kenaikan harga seragam dari tahun sebelumya. Diantaranya kenaikan harga bahan, kualitas bahan, serta penambahan pakaian sipil lengkap (PSL).

    “Anggaran tahun lalu untuk pengadaan seragam sebesar Rp 312,5 juta. Nilai itu untuk 4 seragam. Namun karena tahun ini ada penambahan volume dan peningkatan kualitas, maka harganya naik menjadi Rp 675 juta,” papar Gatot, beberapa waktu lalu.

    Namun jajarannya tidak mempermasalahkan apabila masyarakat merasa keberatan dengan pengadaan baju seragam yang dirasa harganya cukup fantastis ditengah pandemi Covid-19 ini.

    “Kami sudah menggelar rapat bersama pimpinan fraksi dan pimpinan komisi terkait hal ini. Hasilnya, kami semua sepakat untuk membatalkan pengadaan seragam tahun ini.” tukas Gatot. (tam)