DPRD Kota Tangerang Usulkan Relokasi Warga di TPA Rawa Kucing

    Ketua Komisi IV DPRD Kota Tangerang Sumarti.

    TANGERANG – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang, mengusulkan relokasi masyarakat yang bermukim disekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing, RT 05/04 Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari.

    Usulan tersebut disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Kota Tangerang, Sumarti, Rabu (17/2). Menurutnya, selain soal dampak TPA itu sendiri, warga disana terimbas oleh genangan air saat hujan turun.

    “Kita saksikan sendiri saat sidak Selasa lalu. Hujan yang turun cukup deras menyebabkan permukiman waga tergenang dan muncul bau tak sedap,” kata Sumarti.

    Politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini menambahkan, kondisi itu yang menjadi alasan mengapa warga disekitar TPA harus direlokasi.

    Menurutnya, sebelumnya pemerintah daerah telah menganggarkan biaya ganti rugi kaitan relokasi. Hanya saja saat itu terkendala oleh status kepemilikan lahan.

    “Pada 2017 lalu, kami telah menganggarkannya. Namun masyarakat tidak dapat membuktikan kepemilikan lahan. Jadi tidak bisa direalisasikan,” kata Sumarti.

    Kemudian di tahun ini, pemkot kembali menganggarkan dana relokasi tersebut. Namun besarannya hanya Rp5 miliar saja. Padahal berdasarkan perhitungan, setidaknya dibutuhkan anggaran sekitar Rp20 miliar.

    “Ya, tapi tidak apa-apa. Itu bisa dilaksanakan bertahap. Karena memang terkendala kondisi keuangan. Jadi harus melihat prioritas. Sebab masih banyak program yang dibutuhkan masyarakat lainnya,” tutur Sumarti.

    Saat ditanya terkait jumlah warga yang terdampak, Sumarti mengaku tidak mengetahuinya secara pasti. Sebab saat melakukan kunjungan, dirinya bersama rombongan terjebak oleh genangan air.

    “Kami juga usulkan, nantinya setelah dilakukan relokasi agar lokasi tersebut dijadikan Ruang terbuka hijau (RTH) saja,” paparnya.

    Sedangkan Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Tangerang, Apanudin menambahkan, selain bau, air genangan di permukiman warga itu berwarna hitam. Bahkan masyarakat mengeluhkan gatal-gatal ketika genangan datang.

    “Untuk itu, kami meminta kepada pemerintah untuk segera merelokasi warga yang terdampak,” kata anggota legislatif asal Fraksi Gerindra yang akrab disapa Jalu ini. (net/tam)