TANGERANG – Meski stok kebutuhan bahan pokok dinyatakan aman, namun Pemkot Tangerang meminta masyarakat agar membeli barang sesuai kebutuhan.
Seperti diketahui, akibat merebaknya virus Corona, pemkot terus melakukan upaya mengatasi dampak negatif dari penyebaran Covid-19 tersebut.
Salah satu upaya yang ditempuh yaitu dengan menjaga stok bahan pangan, agar tetap tersedia di tengah masyarakat.
Berdasarkan informasi Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Wilayah (Kanwil) DKI Jakarta dan Benten, hingga saat ini stok pangan masih dinyatakan aman.
Persediaan beras masih tersedia sekitar 323.056 ton, tepung terigu 114 ton, daging sapi 11,4 ton dan daging kerbau 60 ton.
Asisten Daerah Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Tangerang Indri Astuti, menjelaskan, akan ada stok bahan kebutuhan pokok yang akan masuk satu hingga dua minggu ke depan.
“Diantaranya gula pasir 5000 ton, daging kerbau 15 ribu ton dan 100.000 ton minyak goreng. Ditambah ketersediaan 100 ton bawang putih diberbagai gudang distributor,” terang Indri, Selasa (17/3/20).
Hingga saat ini, persediaan beras masih aman dan tersebar di sejumlah gudang milik bulog, penggilingan dan pedagang.
Diperkirakan panen raya juga akan terjadi pada Maret, April dan Mei mendatang. Sehingga pada akhir Mei, stok beras akan bertambah banyak.
“Jadi jangan panik dengan stok pangan. Insya Allah semua aman. Tetap berhati-hati dalam berbelanja. Jaga kebersihan, dan pastikan semua makanan yang kita konsumsi dimasak dengan baik,” ujar Indri.
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aksi borong sembako. “Jangan ikut-ikutan borong. Kita hadapi bersama tanpa menyakiti satu sama lain. Kota Tangerang pasti bisa,” tukasnya. (hms/tam)


















