Ketua-DPD-Golkar-Kota-Tangerang-Drs-H-Sachrudin-2
PKS-HUT-RI

    Ini Besaran Zakat Fitrah 2021

    FOTO: Suasana saat rakor di aula BAZNAS Kota Tangerang, jalan Nyi Mas Melati

    TANGERANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang tetapkan besaran atau nominal zakat fitrah untuk Ramadhan 1442 Hijriyah pada 2021.

    Ketua BAZNAS Kota Tangerang, Aslie Elhusyairy mengatakan, berdasarkan hasil rapat koordinasi bersama MUI Kota Tangerang, Kemenag, Pengadilan Agama serta OPD terkait menetapkan besaran zakat fitrah pada Ramadhan 1442 Hijriyah sebesar Rp35 ribu per orang.

    Besaran itu merujuk harga beras yang disetarakan sebesar Rp14 ribu per kilogram, atau Rp10 ribu per liter.

    “Keputusan besaran itu berdasar pada harga beras kualitas premium dipasaran,” kata Aslie usai rapat koordinasi di Kantor BAZNAS Kota Tangerang.

    Lanjut Aslie, berbeda dengan Ramadhan 1441 Hijriyah yang kala itu BAZNAS Kota Tangerang menetapkan besaran zakat fitrah dengan nominal setara Rp40 ribu. Namun pada Ramadhan tahun ini lantaran masih dilanda Covid-19, yang menyebabkan perubahan kondisi dari biasa menjadi hal yang tak biasa.

    Sehingga kondisi yang tidak biasa ini berujung pada kesulitan ekonomi yang mendera bukan hanya masyarakat yang berekonomi lemah namun masyarakat lapisan menengah pun terdampak wabah Covid-19. Hal ini menjadi alasan pertimbangan menetapkan besaran zakat fitrah, jika disetarakan dengan uang sebesar Rp35 ribu.

    “Besaran ini jika disetarakan dengan uang kami mengacu pada harga beras premium pada umumnya di pasaran,” katanya.

    Ia menjelaskan, zakat fitrah diukur berdasarkan makanan pokok umumnya beras yang dikonsumsi sehari-hari dengan takaran minimal 2,5 kg atau 3,5 liter setiap jiwa. Sesuai ketentuan syariat islam dan muzaki atau pemberi zakat dapat menyerahkan zakat fitrah kepada amil atau pengurus zakat dalam bentuk uang.

    “Misalnya ya, kalau muzaki sehari-harinya mengonsumsi beras dengan harga Rp 12.000,- per liter berarti zakat fitrahnya jika dalam bentuk uang Rp 42.000,-. Menyesuaikan saja dengan kebiasaan konsumsi beras sehari-hari. Oleh karena itu kita memberikan catatan khusus dalam selebaran maupun di lembar kupon zakat,” terangnya.

    Aslie menuturkan, dengan adanya penetapan besaran uang zakat fitrah tersebut, diharapkan dapat menjadi panduan masyarakat Kota Tangerang. tidak semua masyarakat membayar zakat fitrah menggunakan beras. Tetapi ada juga yang membayar zakat fitrah menggunakan uang.

    Ia juga menuturkan, setelah penetapan besaran zakat fitrah ini diputuskan, pihaknya akan menyebarkan kupon zakat fitrah melalui unit pengumpul zakat (UPZ) yang tersebar di wilayah Kota Tangerang.

    Ia mengimbau agar kaum muslimin membayarkan zakat fitrah melalui masjid-masjid terdekat atau UPZ. Ia berharap sejak awal Ramadhan masyarakat sudah dapat menunaikan zakat fitrah. Sehingga zakat yang ditunaikannya akan cepat disalurkan dan akan sangat bermanfaat bagi masyarakat tidak mampu dan yang terkena dampak musibah Covid-19.

    “Nanti kita akan sebar kupon zakat fitrah ke UPZ-UPZ setempat, kita berharap masyarakat menunaikan zakat fitrah sejak awal Ramadhan. Sehingga dapat kita salurkan pada minggu ketiga Ramadhan,” pungkasnya. (Hmi)