KPPS Harus Jaga Netralitas Saat Bertugas

    Camat Jatiuwung, Edih (dua kanan), saat menghadiri pelantikan petugas KPPS se-Kecamatan Jatiuwung, Kamis (25/01), di GOR Jatiuwung.

    TANGERANG – Sebagai pengemban tugas negara dalam melaksanakan melaksanakan pemilihan umum (Pemilu), Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), harus menjunjung tinggi sikap netralitas.

    Hal itu disampaikan Camat Jatiuwung, Edih, pada acara pelantikan anggota KPPS se-Kecamatan Jatiuwung, Kamis (25/01), di Gedung Olahraga (GOR) Jatiuwung, Jalan Raya Pajajaran, Kelurahan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung.

     “KPPS bekerja untuk negara dalam menyukseskan pesta demokrasi Pemilu 2024 mendatang. Jangan sampai berlaku mementingkan kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu. Juga harus bisa menjunjung tinggi sikap netralitas,” tegas Edih, dihadapan ribuan petugas KPPS yang dilantik.  

    Ia menekankan, supaya anggota KPPS bekerja sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab, jujur dan amanah.  Profesional dalam bertugas serta tidak menganut asas keberpihakan.   

    Ia juga meminta petugas KPPS, agar mampu meningkatkan jumlah partisipasi pemilih. Sehingga pesta demokrasi yang bakal digelar 14 Februari mendatang, mendapat antusias dari masyarakat selaku pemilik hak suara.   

    “Saya mengimbau kepada para petugas KPPS, supaya membantu meningkatkan jumlah partisipasi pemilih. Jadi KPPS tidak semata mengurus administrasi pemilu semata, tapi harus bisa menarik minat warga untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk memberikan hak pilihnya,” ujar Edih.

    Tak lupa ia berpesan kepada petugas KPPS, untuk senantiasa menjaga kesehatan. Sebab KPPS merupakan ujung tombak pelaksana perhelatan pemilu yang digelar di seluruh TPS.

    “Jaga selalu kesehatan, karena tidak meutup kemungkinan KPPS bakal bekerja 24 jam. Tunjukan kinerja terbaik guna suksesnya pemilu 2024 mendatang,” tutur Edih. (***)