
TANGERANG – “Pemuda yang bergabung dalam Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), tidak boleh hanya menjadi penonton. Tapi harus jadi pelaku perubahan.
Pernyataan tersebut disampaikan Walikota Tangerang, H Sachrudin, pada acara pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Cipondoh periode 2025–2028
Hadirlah di tengah masyarakat. Bukan sekadar memberi saran, tetapi ikut memecahkan masalah. Jangan hanya mengkritik, tapi juga hadir membawa solusi,” kata Sachrudin.
Baca Juga: Golkar se-Tangerang Raya Gelar Pengajian Ideologi Kebangsaan
Ia mengajak para pemuda untuk keluar dari zona nyaman dan menjadi penggerak perubahan. KNPI harus menjadi panggung lahirnya ide-ide segar dan aksi nyata bagi kemajuan Kota Tangerang.
“KNPI ini harus menjadi panggung bagi anak-anak muda sebagai pelopor penggerak masyarakat. Terus berkreasi dan berinovasi, membangun sinergi dan kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah,” jelas Sachrudin.
Menurutnya, KNPI harus menjadi rumah besar yang merangkul seluruh potensi, menyatukan ide-ide segar, serta mendorong aksi nyata yang bermanfaat.
“Anak muda harus visioner. Berbeda rasanya ngobrol dengan anak muda dan yang sudah senior. Ide-ide segar itu selalu saja muncul. Nah, KNPI adalah rumah yang tepat untuk menyalurkan ide-ide tersebut,” ujar Sachrudin.
Ia menekankan, membangun Kota Tangerang tidak bisa dilakukan sendirian. Pemerintah membutuhkan kolaborasi dan masyarakat memerlukan keterlibatan aktif pemuda.
Di akhir sambutannya, Sachrudin menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus DPK KNPI Kecamatan Cipondoh yang baru dilantik.
“Selamat dan sukses untuk rekan-rekan semua. Mari kita kobarkan semangat, satukan langkah. Buktikan bahwa pemuda Cipondoh siap menjadi garda terdepan dalam membangun masa depan Kota Tangerang,” pungkas Sachrudin. (rls/tam)

















