TANGERANG – Minimnya tenaga medis membuat pelaksanaan rapid test antigen (RTA) di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang belum terlaksanakan. Hal itu diungkapkan Kepala Terminal Poris Plawad Alwien Athena Alwie, saat dihubungi Rabu (23/12/2020).
Padahal menurut Alwien, pihaknya di lapangan telah menyediakan fasilitas rapid test antigen untuk pengemudi
dan para penumpang di terminal Poris Plawad.
Bahkan hingga H -2 libur Nataru, rapid test antigen belum terselenggara. Sebab kata Alwien, tidak ada petugas medis yang akan melakukan rapid test antigen di terminal tipe A ini.
“Kami belum dapat petugasnya. Nanti kalau sudah dapat saya info,” ujarnya.
Lanjut Alwien, pihaknya telah mengirimkan surat permintaan tenaga medis ke Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang. Namun katanya, Pemkot Tangerang masih kekurangan tenaga medis.
“Kami sudah berkoordinasi. Sudah bersurat juga secara resmi. Tapi mereka (Dinkes Kota Tangerang) saat ini kekurangan petugas medis,” jelasnya.
Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar menyebut pihaknya berkoodinasi dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) terkait rencana penyelenggaraan rapid test antigen bagi penumpang di Terminal Poris Plawad.
“Kita bantu support BPTJ. Nanti kita lakukan rapid test kalau memang alatnya sudah memungkinkan. Jadi sekarang rapid test di terminal belum ada,” katanya.
Kata Wahyudi, pihaknya siap membantu BPTJ dalam menyelenggarakan rapid test di terminal. Sebab, rapid test merupakan bagian dari program inspeksi keselamatan berkendara.
Selain itu, pihaknya juga akan berkomunikasi dengan Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait informasi kurangnya tenaga medis untuk rapid test di terminal.
“Kalau itu kan hanya teknis komunikasi. Tinggal pelaksanaannya saja,” pungkasnya. (Hmi/Den)






















