
SERANG (BT) – Gubernur Banten Wahidin Halim sebut APBD Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus meningkat. Hal itu diungkapkannya saat meresmikan Masjid An-Nahdlah di Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi Banten Jalan Raya Jakarta, Kemang, Kota Serang.
“APBD kita naik terus, enam besar. Barokah dukungan para kyai,” ucapnya.
Dalam kegiatan yang berbalut dengan silaturahmi Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj bersama Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama dan Kyai se-Banten itu, Gubernur Banten juga menyampaikan sejumlah capaian pembangunan di Provinsi Banten. Mulai dari infrastruktur jalan, pendidikan, hingga kesehatan.
“Kita membangun 10 masjid setiap tahun. Di Negeri Di Atas Awan juga kita bangun masjid,” ujarnya. “Tenang saja. Untuk masjid dan kampus saya siap bantu. Untirta kita bantu,” katanya melanjutkan.
Pada kesempatan itu, Gubernur yang akrab disapa WH ini mengungkapkan keyakinannya bahwa organisasi Nahdlatul Ulama dari dulu kuat. Hal itu sudah dibuktikan seiring dengan perjalanan waktu.
“Doakan saya untuk tetap ikhlas dan jujur. Dengan membaca surat Al-Fatihah saya resmikan Masjid An-Nahdlah,” ucapnya.
Selanjutnya, Gubernur Banten melakukan penandatangan prasasti dan dilanjutkan penabuhan bedug oleh Ketua PBNU KH Said Aqil Siradj.
Sementara Ketua PBNU KH Said Aqil Siradj dalam sambutannya mengajak para jamaah khususnya warga NU, untuk menyeimbangkan amanat ilahiah dan amanat insaniah.
Amanat ilahian merupakan agama berupa akidah dan syariah. Sedangkan amanat insaniah bersifat kecerdasan dan kreativitas manusia untuk membangun peradaban di muka bumi.
“Maju tidaknya kita bukan karena agama. Tapi karena kita kurang menjalankan amanah insaniah,” kata dia. Islam terbuka dengan yang bersifat insaniah untuk maju. Masalah aqidah sudah selesai,” imbuhnya.
Di samping itu, Ketua PWNU Banten KH Bunyamin mengucapkan terima kasih yang sebesarnya atas bantuan dan dukungan Gubernur Banten terhadap kegiatan PWNU Banten.
“Pak Gubernur selalu mendukung kegiatan kita. Selalu datang setiap kita undang. Kita tahu beliau NU sejak dari sana-nya. Mulai dari engkongnya, orang tuanya, hingga paman-pamannya,” ujar Bunyamin.
Pada penghujung acara Gubernur Banten melakukan peluncuran Koin Muktamar NU sebagai tanda semangat kemandirian organisasi. (Ris)
















