Alhamdulillah! Ojol di Tangerang Boleh Angkut Penumpang Mulai Hari Ini

    FOTO: Ilustrasi Ojol Tangerang (gambar diambil sebelum Covid-19 mewabah)

    TANGERANG – Ojek online atau ojek berbasis aplikasi daring di Tangerang Raya sudah dibolehkan mengangkut penumpang. Pernyataan itu disampaikan Gubernur Banten Wahidin Halim di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (16/7/2020).

    Namun, ijin mengangkut penumpang itu dilampirkan dengan sejumlah catatan berdasarkan Pergub Banten Nomor 29 Tahun 2020 tentang pedoman pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di wilayah Tangerang Raya.

    “Tapi dengan pembatasan salah satu ojek online kita perkenankan membawa penumpang dengan catatan menggunakan helm, pakai jaket, hand sanitizer,” ucap Gubernur.

    “Terus juga antara pengemudi dengan penumpang harus diberi penyekatnya,” kata WH menambahkan.

    Keluarnya izin ojol untuk mengangkut penumpang telah sesuai dengan Surat Edaran (SE) Kemenhub Nomor 11 Tahun 2020 tentang pedoman teknis penyelenggaraan transportasi pada masa adaptasi baru.

    WH melanjutkan, bagi pengemudi ojek online yang ingin mengangkut penumpang, harus menyertakan surat keterangan menjalani rapid test dengan menunjukkan hasil non reaktif.
    Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten telah menyiapkan rapid test itu secara gratis kepada ojek online.

    “Iya itu harus dibuktikan dengan surat keterangan dari instansi yang berwenang. Bukan hanya rapid tes tapi swab test juga akan difasilitasi, karena memang kita masih kekurangan target untuk swab,” jelasnya.

    Sementara Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menjelaskan, di wilayahnya telah diizinkan ojek online untuk mengangkut penumpang. selain itu Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang sudah mengantongi izin dari Pemprov Banten agar ojek online beroperasi kembali.

    “Setelah berkoordinasi dengan Pemprov, mudah-mudahan ojek online akan kembali diizinkan menarik penumpang namun dengan protokol kesehatan,” ucap Arief. (Hmi)