Keseriusan Pemkot Tangerang Hadapi Porprov Banten Disoal

    Ketua cabang olahraga panahan Kota Tangerang Edy Suhendi


    TANGERANG – Ketua Cabang Olahraga (Cabor) Panahan Kota Tangerang Edy Suhendi menyoal keseriusan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam menyelenggarakan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten VI pada November 2022 mendatang.

    Pasalnya, kata Edy, sejumlah cabor di Kota Tangerang ini masih belum memiliki venue. Karena itu dirinya menilai dukungan Pemkot Tangerang masih minim terhadap olahraga khususnya cabang panahan.

    “Kita bisa lihat sekarang ya, kalo dalam rangka Porprov saja pemerintah kaga sanggup bangun (venue), apalagi gak ada Porprov. Artinya support pemerintah terhadap olahraga khususnya panahan ini masih kurang,” ungkap Edy, kepada Beritatangerang.id, Kamis (18/8/2022).

    Padahal, lanjut Edy, cabor panahan Kota Tangerang merupakan salah satu cabor yang kerap menjadi sorotan di ajang Porprov dalam hal prestasi.

    “Padahal dari segi prestasi cabang panahan kita ini paling banyak memperebutkan emas,” katanya.

    Adapun cabor yang belum memiliki venue antara lain; Motocross, Panjat Tebing, Panahan, Menembak, Sepatu roda, dan Squash.

    Ketua umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Tangerang, Tengku Iwan angkat bicara terkait venue cabor panjat tebing yang hingga dua bulan menjelang perhelatan Porprov ini masih dalam proses lelang.

    “Masih lelang. Lahannya sih udah ada, di Greenlake. Kalau panahan kan belum dapat,” singkatnya.

    Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Kaonang menjelaskan, beberapa opsi lahan untuk venue panahan sudah dipersiapkan. Namun, pihaknya masih mempertimbangkan soal kelayakan volume lahan.

    “Kami punya beberapa opsi untuk lahan. Tapi masih kita pertimbangkan volumenya. Jangan sampai kita bangun nantinya kekecilan, gak sesuai standar,” terangnya.

    “Insyaallah kami akan rampungkan sesuai target. Kalaupun belum dibangun, kita bisa pinjem lapangan Kemenkumham. Artinya Porprov tetap digelar,” imbuhnya. (Hmi)