HUT-Kota-Tangerang-PKB.jpg

    Modus Pencurian Pecah Kaca Mobil Terjadi di Parkiran Mall Tangcity

    Mobil Honda CRV milik Supriyadi yang kaca kanan bagian belakangnya hancur dibobol maling.

    TANGERANG – Pencurian dengan modus pecah kaca mobil kembali terjadi. Ironisnya kejadian berlangsung di area parkiran Mall Tangcity yang ramai pengunjung.

    Kasus pembobolan tersebut berlangsung, Selasa (11/2), sekitar pukul 16.00 WIB. Nasib naas itu menimpa Supriyadi. Korban merupakan seorang pegawai swasta.

    Akibat aksi kriminal itu, korban kehilangan laptop, sertifikat rumah, KK, akte pendirian perusahaan, surat perjanjian kerjasama notaris, serta surat akad dari notaris.

    Sebelum kejadian, Supriadi datang ke kawasan Mall Tangerang City untuk bertemu relasinya yang merupakan pemilik salah satu restoran cepat saji di pusat perbelanjaan modern tersebut.

    Saat itu Supriadi mengendarai mobil Honda CRV bernomer polisi B 2991 SBE. Ia tiba di parkiran Mall Tangcity sekitar jam 14.19 WIB, sesuai struk parkir yang yang ia ambil diloket saat masuk area parkir. 

    Setelah memarkirkan mobilnya, Supriyadi langsung menemui rekanannya yang memang sudah menunggu di lokasi tidak jauh dari tempat mobil diparkir.

    Namun saat hendak kembali ke mobilnya, Supriyadi kaget mendapati kaca mobil bagian samping bagian belakang kanan sudah hancur. Laptop berikut dokumen berharga pun turut raib.

    “Saya kehilangan laptop, sertifikat rumah dan surat-surat penting milik perusahaan,” kata Supriyadi, saat diwawancara di tempat kejadian. 

    Atas musibah tersebut, Supriyadi sangat menyayangkan lemahnya pengawasan yang dilakukan pengelola mall.

    Ia sengaja tidak langsung membawa mobilnya ke pihak berwajib. Supaya pengelola parkir bisa bertanggung jawab atas kasus yang menimpanya. 

    “Pengamanan dari pihak pengelola sangat kurang, hingga terjadi kasus pembobolan ini. Dan kejadian ini harus menjadi perhatian khusus,” tutur Supriyadi.

    Setelah itu, Supriyadi pun melaporkan kasus yang dialaminya ke aparat Polsek Tangerang dan Polres Metro Tangerang Kota. 

    Mendapat laporan tersebut, petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa rekaman kamera CCTV guna penyelidikan. (fwt/tam)