Tangis Haru Warnai Kunjungan Sachrudin ke Rumah Warga

    Wakil Walikota Tangerang H Sachrudin (kiri), saat menengok Rini, warga Perum Total Persada, Kecamatan Periuk.

    TANGERANG – Tangis haru Rini (67), tak terbendung tatkala H Sachrudin mengunjungi tempat tinggalnya yang beralamat Perum Total Persada, RT 06/06, Kelurahan Gembor, Kecamatan Periuk, Sabtu (09/09).

    Rini sama sekali tidak menyangka kalau dirinya yang sedang sakit bakal ditengok oleh Wakil Walikota Tangerang, H Sahrudin. Maklum saja, ia bukan tokoh apalagi pejabat. Ia hanya seorang warga biasa.

    Tentu saja kedatangan Sachrudin ke rumahnya membuat Rini merasa haru. Tangisan Rini pun pecah saat Sachrudin memberinya semangat dan mendoakannya agar lekas sembuh.

    “Sabar ya bu Rini, semua penyakit ada obatnya. Dengan datangnya penyakit ini, berarti kita sedang diuji oleh Allah SWT. Kita sebagai manusia diwajibkan ikhtiar,” kata Sachrudin.

    Pria yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Kota Tangerang ini meminta Rini, agar tetap tabah dan bermunajat kepada Allah SWT. Sebab semua ketetapan sudah diatur oleh-Nya.

    “Salah satu bentuk kasih sayang Allah kepada umatnya yaitu dengan didatangkannya cobaan berupa penyakit. Lewat penyakit itu, Allah sedang menguji kesabaran dan mengurangi dosa-dosa kita,” ujar Sachrudin, sembari menenangkan dan mendoakan Rini.

    Tak banyak kata diucapkan Rini, ia acap kali menangis ketika dikunjungi orang nomor dua di Kota Tangerang itu. “Saya sudah berobat ke banyak tempat pak, tapi belum juga sembuh,” jelas perempuan paruh baya yang sudah dua tahun lebih menderita stroke tersebut.     

    Suami Rini, Andi Suhandi, sejak tujuh tahun lalu pensiun dari pekerjaannya. Sebelumnya Andi bekerja disalah satu pabrik di Kota Tangerang. Pasangan Andi dan Rini, telah dikarunia dua orang anak.

    Sementara itu, Bacaleg Dapil V Kota Tangerang, Hasjantama Djafarudin yang hadir mendampingi kunjungan itu mengatakan, sosok H Sachrudin patut ditiru guna memupuk rasa solidaritas dan kebersamaan di tengah kehidupan  warga. 

    “Disela kesibukannya yang begitu padat, beliau (Sachrudin-red) masih menyempatkan diri menengok warga yang sakit,” kata lelaki yang akrab disapa Tama ini.

    Menurutnya, apa yang dilakukan H Sachrudin patut diapresiasi dan ditiru. Sebab bila hal itu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, ia yakin akan terbina kekompakan di antara warga. 

    “Selanjutnya kekompakan itu bisa diimplementasikan dalam mengisi pembangunan di Kota Tangerang,” tukas bacaleg yang berprofesi sebagai wartawan ini. (dir)