Ketua-DPD-Golkar-Kota-Tangerang-Drs-H-Sachrudin-2
PKS-HUT-RI

    TPID Banten Adakan Gerakan Menanam 77 Ribu Bibit Cabe

    Penanaman 77 ribu bibit cabe secara simbolis

    BANTEN – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Banten bersama Pemerintah Kabupaten Lebak serta Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten melakukan gerakan menanam 77 ribu bibit cabe.

    Cabe menjadi salah satu komoditas pangan yang berkontribusi terhadap laju inflasi daerah. Gerakan penanaman cabe dilakukan di dekat Pantai Karang Nawing, Desa Pagelaran, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Rabu (31/8/2022). 

    “Ini menjadi bukti bahwa TPID Provinsi Banten bersama masyarakat melakukan pengendalian inflasi,” ungkap Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten Babar Suharso.

    “Penanaman cabe sinergi antara TPID Provinsi Banten dengan TPID Kabupaten Lebak dan masyarakat,” imbuhnya.

    Dalam pengendalian inflasi, lanjut ia, TPID Provinsi Banten mengutamakan kerjasama dengan TPID Kabupaten/Kota sebelum menjalin kerjasama ke luar.

    “Perlu manajemen logistik pangan,” tegasnya.

    Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauchid, lahan tanam cabe di Provinsi Banten saat ini mencapai 58 hektar.

    “Produksi mencapai 360 ton dalam masa satu panen,” ujarnya.

    “Saat ini para petani sudah menggunakan teknologi dalam penanaman cabe. Salah satunya melalui teknologi urban farming,” tambahnya.

    Hal senada juga diungkap pegiat urban farming Irsan Rajamin. Dengan urban farming, menurutnya, penanaman cabe dilakukan secara ilmiah. Tidak sekedar dikira-kira atau ramalan.

    Ia menjelaskan, dalam urban farming diperlukan alat perlengkapan prediksi cuaca, Rapid Soil Cek (RSC) untuk mengecek kondisi tanah sehingga pemupukan dapat dilakukan secara lebih tepat, serta menggunakan sistem pengairan kabut.

    “Pada sistem biasa produktivitas mencapai 8 ton per hektar. Dengan sistem urban farming bisa meningkat 20 hingga 30 persen,” jelasnya.

    “Dengan sistem urban farming, risiko gagal panen bisa ditekan,” pungkasnya.

    Dalam kesempatan itu secara simbolis penanaman cabe 77 ribu bibit dilakukan oleh Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya, Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi, Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten Imaduddin Sahabat, serta Anggota Komisi XI DPR-RI Marinus Gea, Staf Ahli Gubernur Banten Komari, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauchid, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten Babar Suharso, dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten Aan Muawanah. (ris/Hmi)