Dishub Kota Tangerang Minta Operator Transformer Patuhi Perwal

    FOTO: Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar

    TANGERANG – Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar meminta operator truk tanah atau transformer dapat mematuhi jam operasional.

    Hal itu kata Wahyudi, mengacu pada Peraturan Walikota (Perwal) Nomor 30 tahun 2012 tentang pembatasan jam operasional angkutan truk tanah dan hasil tambang yang bertonase besar.

    “Jadi mulai pukul 22.00 WIB sampai dengan pukul 05.00 WIB. Ini supaya aktivitas warga tetap nyaman,” kata Wahyudi di ruangnya, Jumat (19/3/2021).

    Oleh karena itu, dirinya berharap pihak kepolisian atau yang bersangkutan dapat bekerjasama untuk menciptakan kondusifitas di lingkungan masyarakat Kota Tangerang.

    “Kita ingin memberi kenyamanan untuk masyarakat. Tapi kita juga butuh dukungan pihak-pihak terutama kepolisian untuk menindaktegas transformer dan operatornya yang membandel,” terangnya.

    “Karena lebih kuat kalau kita didampingi polisi. Dan sebenarnya lintasan mereka (transformer) juga udah salah, karena melintas di jalan yang tidak sesuai kapasitas,” tukasnya.

    Ia juga meminta agar masyarakat Kota Tangerang memberi informasi apabila masih mendapati transformer yang melanggar jam operasional.

    “Saya harap masyarakat bisa bekerjasama untuk menginformasikan transformer yang melanggar jam operasional,” tandasnya.

    Sebelumnya, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah juga pernah membuat Surat Edaran Wali Kota tentang pelarangan beroperasinya truk-truk bertonase besar seperti truk tanah di wilayah Kota Tangerang sesuai dengan Perda No.8 tahun 2018 tentang ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat. (Hmi)